Profil

Profil

Profil

May 19, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Terima Kasih Pak Nadjikh

YOGYAKARTA — Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Raji’un. Muhammadiyah berduka. Salah seorang kader terbaiknya dipanggil Allah SWT. Beliau adalah Bapak Muhammad Nadjikh, Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah. Pak Nadjikh meninggal dunia pada Jum’at 17 April 2020 pukul 10.00 WIB. Semoga diampun segala dosanya, mendapat tempat terbaik di sisiNya.

“Mohon doa dari semuanya. Semoga husnul khatimah dan amal ibadahnya diterima Allah SWT,” kata Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, seperti ditulis muhammadiyah.id.

Almarhum adalah pengusaha dan saudagar cukup dikenal. Selain aktif di Muhammadiyah, beliau adalah CEO PT Kelola Mina Laut. Setelah dapat amanat sebagai Ketua MEK PP Muhammadiyah, Pak Nadjikh gigih membentuk dan mengembangkan aktivitas Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM).

“Alhamdulillah spirit dan etos saudagar Muhammadiyah terus menggeliat,” tambah Haedar.

Haedar menuturkan, Pak Nadjikh sosok pengusaha sukses dari Gresik. Warga dan kolega Muhammadiyah sangat dekat dengan Pak Nadjikh. Pembawaannya ramah dan riang. Orang dibuatnya tidak sungkan, sehingga nyaman dalam berinteraksi.

“Saya mengenal lebih dekat setelah Pak Nadjikh diamanati sebagai Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinnan Pusat Muhammadiyah periode Muktamar Makassar 2015-2020. Tahun lalu sempat memberi testimoni tertulis untuk Otobiografinya. Terakhir di Surabaya sempat menjadi salah satu saksi bagi pernikahan putranya,” terang Haedar.

Diharapkan, dengan kepiawaiannya dalam berbisnis dapat mengembangkan ekonomi dan kewirausahaan di lingkungan Muhammadiyah. Sekaligus, menularkan virus “n-Ach” (need for Achievement) kesaudagarannya kepada para wirausahaan dan mereka yang belajar bisnis di Muhammadiyah, termasuk yang bergabung dalam JSM yang berada dalam koordinasi MEK.

“Harapan kepada Pak Nadjikh demikian besar sehingga dalam satu periode dapat terbangun kondisi dan perkembangan dunia bisnis dan kewirausahaan sebagai bagian dari program ekonomi yang menjadi pilar ketiga gerakan Muhammadiyah setelah pendidikan dan sosial kesehatan,” jelas Haedar.

Terima Kasih Pak Nadjikh. (hr)


Sumber: muhammadiyah.id

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here