Profil

Profil

Profil

May 19, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ternyata Ini Kunci Sukses Afnan Hadikusumo, Anak Muda Harus Simak Ini! 

M. Afnan Hadikusumo saat memberi semangat kepada kader IPM se-Sleman. Foto: Dok. PD IPM Sleman

SLEMAN Dalam perjalanan hidup, pastinya banyak rintangan yang dilalui. Apalagi bagi generasi muda, utamanya milenial dan z, masa muda jadi sesuatu yang krusial untuk melatih mental dan skill, sehingga penting untuk memperbanyak pengalaman dan belajar.

Inilah yang juga dialami oleh M. Afnan Hadikusumo, Anggota DPD RI DIY. Semasa mudanya, beliau telah banyak mengalami banyak pengalaman dan itulah yang membentuknya menjadi pribadi saat ini.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Sleman, Sabtu (3/2) di Aula KH. Ahmad Dahlan SD Muhammadiyah Condongcatur.

"Ketika saya pernah seusia adik-adik semua, saya juga aktif di IPM kemudian di organisasi lain. Dulu waktu mahasiswa, saya kuliah nyambi bekerja, karena waktu itu untuk beli buku itu mahal," cerita Afnan.

Meskipun, ia bisa saja beli buku hasil fotokopi, tapi Afnan memilih untuk membeli buku versi asli atau original. Karena selain untuk menghargai usaha penulis, menurutnya buku original bisa lebih bertahan lama dibanding hasil fotokopi.

"Jadi saat itu, saya berusaha untuk bagaimana caranya kuliah nyambi kerja, jadinya lumayan saya bisa tambah uang jajan," tambah Afnan.

Dari pengalamannya, Ketua Umum PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah itu pun berbagi tips penting untuk para kader IPM dan anak-anak muda dalam menjalani kehidupan. Pertama, selalu bersedekah baik dalam keadaan lapang maupun dalam keadaan sempit atau bisa disebut dermawan. Tak hanya sedekah dengan uang, tetapi bisa juga dengan tenaga.

Kedua, bersabar. Anak-anak muda menurutnya harus bisa mengatur emosinya setiap saat. "Jadi orang itu harus dermawan dan sabar. Dengan dua hal itu, kalau ada hal-hal yang sulit pasti ide akan datang tiba-tiba," kata Alumni SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta itu.

Soal sabar, ini menjadi penting. Ibarat naik gunung, jika terburu-buru maka akan mengalami tersesat atau jatuh. Sama halnya dengan menjalani hidup, kalau tidak sabar, kesuksesan takkan bisa diraih.

Dua hal itu, dermawan dan sabar, menjadi kunci penting untuk menjalani hidup dan membentuk karakter. Di samping juga penting untuk dapat menjadi seseorang yang pemaaf jika ada orang berbuat salah kepada kita. "Sebab Allah lebih menyukai orang yang muhsin atau berbuat baik kepada orang lain," tutur Afnan.

Pada kesempatan ini, Afnan mengapresiasi digelarnya Rakerda IPM Sleman yang mengangkat tema "Revitalisasi dan Penguatan Profil Pelajar sebagai Pioneer Kemajuan Peradaban" dan dari tema itu terdapat kata Pioneer yang menurut Afnan seperti panah.

"Jadi, kalian para kader IPM adalah Anak Panah Muhammadiyah, lebih luasnya lagi Islam. Maka, kalian harus bisa meneladani Rasulullah Nabi Muhammad SAW, 

Hal tersebut sangat penting, karena Kader IPM masih peduli terhadap kondisi masyarakat saat ini. Di saat kebanyakan generasi muda lebih sibuk dengan gadget atau gawainya. Bahkan saking sibuknya dengan ponsel, mereka bisa tidak bicara selama 2 jam. 

Sehingga ada ungkapan, barang siapa yang mukanya terang benderang di tengah malam, maka sesungguhnya ia sedang bermain gadgetnya.

"(Saya bersyukur) banyak kader-kader kita di Muhammadiyah yang masih peduli dengan persoalan-persoalan sosial," ungkapnya. (*) 

Wartawan: Dzikril Firmansyah

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here